Hal yang saya lakukan ialah menggerutu. Setelah puas. Butuh tempat pelampiasan. Saya pilih untuk menuliskan apa yang saya alami (melampiaskan)... bagiku menulis adalah tempat pelampiasan yang tepat.
Baru deh ingat denga Sang Pencipta. Tapi mulai sekarang ini harus diubah. Yang pertama dilakukan ialah memanggil nama Tuhan (Tuhan saya ialah Yesus). Memanggil dengan penuh kerinduan diluar dari saya sedang butuh pertolongan dan tidak ada salahnya menangis. Menangis membuat perasaan lega.
Dan mulai meminta saran dari kiri dan kanan. Dan membawanya dihadapan Tuhan.
AUTHOR
Mendedikasikan waktu untuk membedah sejarah dan silsilah suku Nias secara mendalam.